LOMBA MENULIS ARTIKEL POPULER HAM 2015 oleh KEMENKUMHAM

Dalam rangka memperingati hari Hak Asasi Manusia sedunia yang ke-65, pada tahun ini Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Hak Asasi Manusia kembali menyelenggarakan lomba tahunannya bagi para pelajar SMA dan sederajat untuk berkarya dalam menulis artikel populer mengenai Hak Asasi Manusia. Tahun ini, tema yang diusung adalah Penggunaan Media Sosial oleh Pelajar dalam Perspektif Hak Kebebasan Berekspresi dan Kekerasan terhadap Anak dalam Perspektif Perlindungan HAM Anak.

Berkat rahmat Tuhan, saya diberikan kesempatan untuk memenangkan lomba ini sebagai juara ke-3 dengan judul artikel “Penguasa Media, Penguasa Dunia-kah?”. Artikel saya berjumlah tujuh halaman yang mengulas mengenai apakah penggunaan media sosial oleh pelajar sudah bijak, sesuai, dan tepat sasaran dalam mengekspresikan pendapatnya. Keesokan harinya setelah pengumuman keluar, saya langsung dikabari oleh pihak panitia untuk menghadiri acara penganugerahan yang juga sekaligus merupakan acara seminar yang mencoba memotret perjalanan dan lika-liku perlindungan hak asasi manusia sepanjang tahun 2015 oleh Balitbangham pada tanggal 22 Desember 2015 di Hotel Manhattan, Kuningan.

Ketika tiba di tempat, saya cukup kaget karena saya dan pemenang yang lain disambut dengan sangat baik oleh staff dari balitbangham dan Kemenkumham. Terlebih lagi sebelum acara mulai, kami di briefing bahwa hadiah akan diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM sendiri, Yasonna H Laoly bersama dengan pejabat-pejabat Kemenkumham sendiri. Bahkan sebelum acara mulai, kami diperkenalkan oleh figur-figur politik, salah satunya Bapak Yosep Stanley Adi Prasetyo, penjabat Dewan Pers dari unsur tokoh masyarakat dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM, Bapak Y. Ambeg Paramarta

Setelah acara penganugerahan selesai, seminarpun dimulai dengan keynote speaker yang sangat memberi wawasan dan pengetahuan mengenai kondisi HAM nasional. Selama acara berlangsung, saya juga mendapatkan kesempatan untuk bincang-bincang sejenak dengan Bapak Yasonna, Bapak Ambeg, dan Bapak Yosep, yang sangat inspiratif. Saya merasa sangat beruntung, tidak hanya karena memenangkan lomba ini, tetapi saya juga mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru, relasi dan koneksi baru, bahkan bisa memperoleh kebanggaan untuk diwejangi oleh figur-figur politik negeri ini.

Gracia Octavera Fustin / XII-S1

IMG-20151222-WA0015 Pemenang_lomba

IMG-20151222-WA0017