CHARACTER BUILDING SMAK 3 PENABUR

Menurut saya Character Building adalah peristiwa yang sangat mengagumkan bagi hidup saya karena awalnya saya pikir Character Building sangatlah menyiksa tetapi sesampai disana kakak-kakak fasilitator sangat menyambut hangat kami dan acaranya pun sangat seru dan mendidik.

Pada hari pertama Rabu, 11 Oktober 2017, kami datang ke sekolah pukul 6.00 kemudian kami di breefing mengenai bus hingga pukul 6.30 kami berangkat ketempat tujuan yaitu di Everest Hill Mega Mendung Bogor. diperjalanan menuju lokasi memakan waktu 3 jam, Sesampai disana kami mendapat sambutan yang hangat dari kakak-kakak fasilitator. Yang awalnya saya kira pas datang akan dibentak-bentak ternyata tidak. Itu sangat mengejutkan sekaligus melegakan. Sesampai di aula kami kebaktian terlebih dahulu dan dalam kebaktian tersebut kami diingatkan tentang tema yaitu KESETIAN agar dalam situasi apapun kami harus tetap setia terhadapan Pilihan kami yaitu Hidup didalam Kasih Tuhan dan sesama manusia. setelah itu kami diajak ke lapangan untuk bermain game dan akhirnya kami dibentuk menjadi 12 kelompok. Saya menjadi bagian dari kelompok 11 dan yang mementori oleh Kak Adi. Setelah itu kami bermain bola yang dioper yang tadinya kelompok kami menyetak 24 detik kami terus berusaha hingga dapat mencapai 4 detik berkat semangat satu tim dan support dari Kak Adi. Kami pun membuat 5 komitmen baik dan 5 nilai yang  harus dibuang. Dan kami memutuskan untuk menamai kelompok kami Proven yang berarti support Eleven. Dan kami pun diberi sekitar 30 menit untuk membuat yel-yel dan bendera. Kegiatan ini sangat mempererat hubungan kelompok karena pada awalnya kita semua tidak begitu mengenal satu sama lain. Setelah itu kami menampilkan apa yang sudah kita latih. Setelah itu kami mandi, makan malam dan kemudian sesi yang dibawakan oleh kak Elvina mengenai Start Strong Stay Strong yang sangat memotivasi kami dalam melakukan aktivitas chabul bahkan kata-kata mutiara ini masih saya ingat saat saya mengeluh mengenai pelajaran di SMAK 3. Setelah sesi kami pun naik ke tenda untuk tidur.

Pada hari kedua Kamis, 12 Oktober 2017 kami pun bangun sekitar jam 5 pagi dan saat teduh yang dipimpin kakak fasilitator, renungan pagi berjalan hikmat sampai pukul 5.30 dan dilanjutkan senam pagi setelah senam kami sarapan pagi dan kami diajarkan untuk mengucapkan “Selamat Makan” sebelum makan dan “Terima Kasih” setelah selesai makan.  setelah itu kami berkumpul dengan kelompok dan bermain lempar-lemparan bola secara berurutan hingga tiga kali untuk memasuki pos-pos yang ada. Kelompok kami menjadi kedua terakhir yang menyelesaikan misi. Kami pun mulai memasuki pos melalui jalur atas. Game pertama kami adalah menghitunh 1-50 dengan menepuk dan berkata boom ketika terdapat angka 3,5, dan 8. Pada game ini sebenarnya sedikit membuat emosi kami naik karena kami terus mengulang tetapi karena support satu team akhirnya kita menyelesaikan game pertama. Kami pun mendaki terus mendaki hingga game kedua yaitu menyusun kayu pada bintang. Game ini cukup sulit karena membutuhkan logika yang sangat tinggi. Kelompok kamipun kesulitan dan kami gagal pada game tersebut tetapi setidaknya kami sudah berusaha yang terbaik. Game ketiga adalah megikuti gerakan. Game ini mengajarkan kami akan mengikuti pemimpin. Game ke empat kami adalah game yang sangat membutuhkan kekompakan dan nyali yang besar yaitu pamper poll. Tetapi kelompok kami sungguh bekerja sama dengan baik dan total yang menaiki adalah 7 orang tanpa ada yang menangis. Kami sangat salut. Setelah ini kami makan siang dan kemudian melanjutkan game ke lima yaitu galon bocor. Saat game ini kami salah strategi yang menyebabkan kami lelah dalam menutup lobang-lobangnya dan ujung-ujungnya kami malah bermain air dan saling menyirami teman sekelompok. Dalam game ini membutuhkan kerja sama dan strategi yang benar karena itu kelompok kami memperbaiki kesalahan itu di game berikutnya. Game ke enam adalah menyalurkan bola dengan pipa. Game ini sangat menguji kekompakan. Dan game ini sangat membuat emosi kami karena kami sudah berkali- kali hampir jalur finish tetapi gagal karena tidak jatuh pada tempatnya. Dan game ke tujuh adalah game yang satu mendengarkan komando dengan mata tertutup. Game ini membuat kami saling percaya demi mendapatkan point yang diberikan. Game terakhir yang kami mainkan adalah petak-petak yang terdapat boom. Tetapi turun hujan kami pun kehujanan deras tetapi terus semangat bermain. Dan kamipun dengan support yang ada saling bekerja sama walaupun dilanda hujan deras sehingga pemimpin kami Aldo harus berbicara dengan teriak tetapi game terakhir ini sangat memuaskan kelompok kami.  Setelah bermain game kami pun di komando untuk  kembali ke tenda karena hujan deras bersih-bersih dan mandi. Saya dengan kedua teman saya menikmati suara hujan yang bergemuru serta angin sepoi sepoi yang sangat sejuk sambil menceritakan hal-hal menarik di chabul. Setelah 1/2 jam berlalu kami dipanggil ke aula saat itu hujan masih sedikit deras. Kami diberi sesi oleh pendaki gunung yang sangat pemberani dan sangat memotivasi kita dalam melakukan hal yang mungkin kita pikirkan tidak bisa. Terdapat satu game yang berjalan diatas api. Saya pun sangat kagum akan itu. Dan sangat tertarik. Ternyata benar apa yang terlihat mustahil jika kita percaya sesuatu itu tidak akan mustahil untuk dilakukan. Setelah itu kami pun kembali ke tenda masing-masing untuk tidur dan melanjutkannya esok hari.

Hari terakhir yaitu hari ketiga hari Jumat,13 Oktober 2017 Sekitar jam 5.30 kami kembali berkumpul diaula untuk saat teduh dan dalam renungan pagi kami diajarkan untuk tetap berkomitmen dalam Kesetiaan dan menulis sepenggal kata-kata yang membuat kami tetap semangat dalam mengikuti Character Building dan dilanjutkan  senam pagi dan kemudian mandi setelah itu kami sarapan pagi terlebih dahulu kemudian  dikumpulkan ke lapangan kami bermain game yang mengaitkan kekompakan satu angkatan yaitu kita harus menjaga lilin dari lemparan-lemparan air dari titik start hingga membakar gulungan untuk membuka bener. Segala trik pun mulai dicoba oleh beberapa ketua kelompok. Kami membuat 5 lingkaran yg menjaga lilin 3 diantaranya adalah bohong dan 2 adalah benar. Menurut saya game ini sangatlah menarik karena walaupun kita berada dijurusan atau kelas yang berbeda tanpa melihat atau mengenal siapa didepan kita, kita akan saling merangkul demi menjaga lilin itu. Momen ini adalah suatu momen yang sangat membahagiakan sekaligus terdapat pesan moral didalamnya. Setelah selesai kamipun dikomando untuk mengganti baju dan berfoto bersama kemudian kami membuat komitmen bagi setiap kelas dan menandatanganinya. Setelah itu kami pun berterimakasih dan memberi salam perpisahan kakak-kakak fasilitator dan kembali ke Jakarta.

Saya Irene M J dari XS2.