Perjuangan Merebut dan Mempertahankan Piala Lomba Akuntansi

Perjuangan tim akun SMAK 3 Penabur Jakarta dimulai dari lomba akuntan di di UKRIDA, tim akun SMAK 3 Penabur mempersiapkan diri dengan terus menerus latihan agar tidak mengecewakan. Namun, tim SMAK 3 Penabur hanya bisa menghasilkan juara harapan pada perlombaan akuntansi di UKRIDA. Hal itu tidak membuat kami merasa minder karena itu adalah lomba pertama pada tahun ajaran 2017/2018 ini.
Kami terus- menerus berlatih hampir setiap hari untuk mengembangkan kemampuan kami agar kami tidak memberikan hasil yang buruk untuk perlombaan selanjutnya. Perlombaan kami selanjutnya adalah lomba akuntansi di Universitas Atmajaya. Lomba di Atmajaya berlangsung pada tanggal 14&15 September 2017. Perlombaan terus berlangsung selama dua hari dan seluruh sekolah yang ikut serta mengikuti babak-babak yang ada sampai akhir. Babak terakhir dalam perlombaan di Atmajaya adalah debat dan babak debat ini berlangsung dengan seru. Setelah beristirahat dan menunggu untuk pengumuman akhirnya pengumuman juara pun dibacakan dan kami dari SMAK 3 Penabur berhasil mendapatkan juara pertama. Meskipun kami mendapatakan juara pertama namun itu tidak membuat kami sombong melainkan membuat kami lebih termotivasi untuk lebih giat belajar.
Setelah lomba di Atmajaya selesai kami diberikan waktu istirahat selama beberapa hari untuk menyegarkan pikiran kami kembali. Setelah waktu beristirahat kami selesai, kami kembali melanjutkan latihan kami untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti lomba di Universitas Maranatha pada tanggal 25-27 Oktober 2017. Kami mulai berangkat menuju Bandung pada tanggal 25 Oktober 2017 jam 09.30 dengan membawa piala bergilir yang dipertahankan oleh tim akun tahun sebelumnya, dan tujuan kami adalah mempertahankan piala bergilir tersebut agar kembali menjadi milik tim akun dari SMAK 3. Perjalanan menuju Maranatha sangat melelahkan, kami membutuhkan sekitar tiga jam perjalanan. Lalu kami mulai mengikuti technical meeting untuk perlombaan di Maranatha. Setelah mengikuti technical meeting kami menuju hotel yang sudah kami pesan, sesampainya di hotel kami beristirahat sebentar dan dilanjutkan dengan belajar. Keesokan harinya pembukaan untuk dimulainya perlombaan pun dilakukan kami mengikuti babak penyisihan dari pagi hingga sore hari. Setelah acara hari pertama selesai kami pun kembali ke hotel dan beristirahat. Setelah beristirahat kami melanjutkan belajar dan mempersiapkan diri kami kembali untuk hari kedua. Keesokan harinya hari kedua dimulai dan kami mengikutinya hingga akhir. Salah satu tim dari SMAK 3 Penabur Jakarta berhasil masuk ke babak final. Setelah mengikuti babak final dan menunggu untuk pengumuman juara ternyata kami berhasil mendapat juara pertama yang berarti kami berhasil mempertahankan piala bergilir. Perjuangan belum berakhir.
Pada hari Sabtu pagi kami bangun dan mengerjakan tes seleksi untuk lomba di PPM. Setelah selesai mengerjakan tes seleski PPM kami bersiap-siap dan membereskan barang bawaan kami karena kami akan segera check out. Setelah check out kami menitipkan barang kami di hotel untuk sementara waktu karena kami ingin pergi berjalan-jalan dan membeli oleh-oleh dari Bandung. Ketika kami berjalan-jalan , kami mendapatkan pengumuman bahwa kami lolos ke babak selanjutnya dalam lomba di PPM.
Pada hari Senin Kami kembali berlomba di PPM dan kami mengikuti acara dari awal hingga akhir bagi yang lolos terus mengikuti babak-babak yang ada dan untuk yang tidak lolos maka ada acara lain seperti seminar. Salah satu tim kami berhasil masuk sampai ke babak final. Babak final adalah mencari clue dengan cara mengelilingi PPM, dan kemudian membuat presentasi dengan clip chart. Kami mendapatkan urutan presentasi kedua dan kami menampilkan presentasi terbaik. Akhirnya, pengumuman juara dibacakan dan kami mendapatkan juara kedua. Meskipun kami tidak mendapatkan juara pertama namun kami tidak merasa minder karena kami sudah berusaha memberikan yang terbaik.
Semoga cerita ini memberikan semangat kepada murid-murid yang lain untuk ikut serta dalam tim akun SMAK 3 Penabur.
Oleh: Jonathan